Tangis Istri Pelaku Pembunuhan Mahasiswi di Gereja hingga Ptd Henderson Minta Tolong

Pendeta Henderson Sembiring saat ditangkap polisi

AGEN BOLA,Pembunuhan mahasiswi di Gereja di Sumatera Utara yang sempat menghebohkan publik kini masih terus ramai diperbincangkan.

Pendeta (Ptd) Henderson Sembiring (54) tega menghabisi nyawa anak angkatnya sendiri, Rosalia Cici Maretini boru Siahaan (21).

Kronologi

Rosalia ditemukan dengan kondisi penuh luka, pada Kamis (31/5/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Selain penuh luka, ditemukan jejak sperma pada bagian intim korban.

Saksi mengatakan jika saat itu mereka tengah berada di teras sebuah rumah yang berhadapan dengan gerbang gereja.

Mereka kemudian mendengar suara jeritan dari dalam gereja.

Saat mereka mendatangi lokasi, Henderson mengatakan jika jeritan tersebut berasal dari kucing, ia kemudian pergi dan menggembok pagar gereja.

Sempat Mau Kabur

Tujuh jam setelah melakukan aksinya, Henderson berhasil diringkus oleh polisi.

Saat itu, Henderson ditangkap tanpa perlawanan sekitar pukul 16.30 WIB di daerah Harjosari, Deliserdang, setelah berniat untuk melarikan diri.

Tangis Istri Pelaku

I beru Ginting, istri pelaku tampak murung dan sedih di rumah.

Ketika dikunjungi oleh awak media, Iia pun tak mau menemui.

Kakak I Beru mengatakan jika adiknya terus menangis dan sering memukuli dadanya sendiri.

Pihak keluarga pun tak percaya jika Henderson tega melakukan tindakan keji kepada Rosalia, yang merupakan anak angkatnya sendiri.

Diketahui, Rosalia telah bertahun-tahun tinggal di rumah mereka, lantaran diangkat menjadi anak sejak duduk di bangku SMP.

"Tadi malam nggak bisa tidur dia (I Br Ginting) itu.

Ya, Ia menangis saja kerjanya, karena memang nggak sangka bisa seperti itu.

Rumahku sebenarnya di Biru-Biru, karena kejadian ini, datanglah aku kemarin.

Adikku ini selama ini nggak pernah berbuat yang aneh-aneh, nggak pernah lah menjelekkan nama keluarga.

Entah setan apalah yang kemarin masuk ke dia itu makanya bisa seperti itu.

Bukan adikku saja yang nggak bisa tidur aku pun sama, nggak tidur kami sekeluarga ini tadi malam," kata kakak I beru.

Pernyataan Persatuan Gereja Indonesia (PGI)

Ketua Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Suamtera Utara, Pendeta Darwis Manurung mengatakan apabila Henderson bukan bagian dari PGI.

Darwis mengungkapkan apabila menjadi seorang pendeta tidaklah gampang.

Lantaran harus menempuh pendidikan atau sekolah pendeta.

Termasuk pendeta-pendeta yang berada dalam naungan PGI.

Meski bukan bagian dari PGI, Darwis tetap menyayangkan aksi Henderson tersebut.

Menurutnya, agama manapun tak pernah membenarkan perilaku keji seperti itu.

"Sebagai pendeta seharusnya menebarkan kasih sayang dan tidak membuat hal-hal tercela, karena dalam ajaran mana pun dilarang membunuh. Ini dia sudah melanggar perintah Tuhan. Hal demikian sangat tidak bisa ditolerir dalam PGI, " kata Darwis.

Hubungan Asmara

Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui jika ada hubungan asmara antara Henderson dan Rosalia.

Hubungan asmara itu diketahui telah terjalin selama kurang lebih empat tahun.

Terkait ditemukannya sperma pada bagian intim korban, masih belum diketahui apakah karena pemerkosaan atau tidak.

Sikap Pelaku Usai Ditangkap: Ketakutan dan Minta Tolong

Saat menjalani pemeriksaan di kantor polisi, Henderson tampak ketakutan.

Ia pun tak mau ditinggal sendirian.

"Takutnya itu kalau ditinggal sebentar aja sama penyidik, dia langsung bilang 'pak-pak tolong jangan pergi dulu. Sini ajalah, tolonglah saya'," ucap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Deliserdang, AKP Ruzi Gusman.

Polisi pun meminta agar tidak ada pihak yang menemui pelaku, termasuk keluarga.

Hal itu dilakukan untuk menjaga kondisi kejiwaan atau psikologis pelaku.

Ruzi mengaku jika saat ini pihaknya masih mendalami kasus ini secara mendetail.


Share on Google Plus

About Anastasia

0 comments:

Posting Komentar