Lucinta Luna Melaporkan Akun Instagram @anti.halu Yang Menyebutkan Jenis Kelamin Laki-laki

Lucinta Luna [foto: instagram.com/duobunga_ofc]
Berita Peristiwa, Jakarta - Pedangdut Lucinta Luna kemarin malam membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya. Surat laporan polisi yang disampaikannya memuat biodata asli sang artis.

Isi dokumen tersebut mungkin menguak rahasia tersembunyi Lucinta Luna yang bikin publik penasaran: soal nama asli dan jenis kelaminnya.

Lucinta Luna pada Kamis 7 Juni 2018 malam melaporkan akun Instagram @anti.halu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Dalam laporan tersebut, tertulis jenis kelamin pelapor adalah laki-laki/perempuan. Begitu juga di kolom tanda tangan pelapor, tercantum nama Muhammad Fatah/Lucinta Luna.

Dalam laporan tersebut, Lucinta Luna terlahir pada 16 Juni 1989.

Ini surat laporan kepolisian yang diajukan Lucinta Luna (Istimewa)
Lucinta Luna melaporkan akun Instagram @anti.halu karena diduga menyebarkan video bermuatan ujaran kebencian melalui ITE.

Hingga saat ini belum ada tanggapan dari pihak kepolisian soal biodata Lucinta Luna yang tertera dalam surat laporan tersebut.

Saksikan video menarik soal Lucinta Luna berikut ini:



Pengakuan Lucinta Luna

Dhedy yakin Lucinta Luna tidak bersalah atas kasus penghinaan terhadap Manokwari [foto: instagram/dhedysalon_]

Lucinta Luna selalu membantah bahwa dirinya transgender dan dengan tegas menyebutkan bahwa dirinya adalah seorang wanita tulen. 

Kamis (19/4/2018) kemarin, Lucinta Luna mengunggah video ke Instagram Story-nya saat hendak bertolak ke Jayapura untuk urusan pekerjaan.

Lucinta memamerkan tiga buah tiket pesawat atas nama dirinya, Ratna Pandita dan manajer mereka. Seperti diketahui, tiket pesawat harus mencantumkan nama asli penumpang sesuai identitas.

Dan dalam tiket milik Lucinta Luna tertulis nama Ayluna Putri dengan sebutan 'Ms' atau 'Miss' di depannya. "Miss" sendiri dalam bahasa Indonesia artinya adalah "nona".





Share on Google Plus

About Anastasia

0 comments:

Posting Komentar