Bukan Fans Liverpool yang Rusak Bus Manchester City, Eks Gelandang Liverpool Sebut Hal Ini

Bus pemain Manchester City dilempari botol sebelum dimulainya laga leg pertama perempat final Liga Champions kontra Liverpool FC di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris pada 4 April 2018.

AGEN BOLA, Kasus perusakan bus milik Manchester City yang terjadi sebelum laga Liverpool Vs Manchester City pada Rabu (4/4/2018) atau Kamis dini hari WIB, ternyata bukan dilakukan fans Liverpool.

Mantan gelandang Liverpool David Thompson mengatakan, perusakan bus Manchester City dilakukan oleh para fans Everton.

Akibat dari perusakan bus milik Manchester City, kaca jendela bus pecah.

Sementara Polisi Merseyside, terus menyelidiki dan mencari orang-orang yang melakukan pelemparan dan perusakan bus milik Manchester City.

Pihak Liverpool bahkan mengutuk serangan itu, dan berkomitmen akan ikut terlibat dalam mencari fakta-fakta kasus tersebut.

Menanggapi hal tersebut, eks gelandang Liverpool, David Thompson punya pandangan tersendiri mengenai siapa yang sebenarny menjadi pelaku penyerangan bus Man City.

"Saya dengar Evertonians yang melakukannya dan bukan fans Liverpool yang merusak," ujar Thompson dikutip MajalahMandiri.com dari laman Express.


Sementara bos The Citizen, Pep Guardiola mengaku dirinya kaget atas insiden tersebut, dan menyalahkan pihak polisi yang tidak cepat menindaklanjuti.

"Biasanya ketika polisi tahu itu akan terjadi, mereka mencoba untuk menghindari hal itu terjadi," ujar Guardiola.

Guardiola menambahkan, dirinya tidak menyangka jika klub sebesar Liverpool melakukan kekacauan yang mengakibatkan kerusakan yang parah.

Federasi sepak bola Eropa (UEFA) juga akan segera melakukan investigasi terkait perusakan ini.

UEFA memiliki kewenangan dalam menindak pelaku atau tuan rumah yang melakukan keonaran.

Dikutip MajalahMandiri.com dari UEFA, Pasal 16 peraturan UEFA mengatakan, klub tuan rumah dan badan nasional bertanggung jawab atas ketertiban dan keamanan, baik di dalam dan di sekitar Stadion baik sebelum, selama dan setelah pertandingan.

Bahkan klub juga akan mendapatkan sanksi apabila tidak sanggup mengamankan ketertiban.


Share on Google Plus

About Anastasia

0 comments:

Posting Komentar