Viral : Video Pegawai Hotel di Bali Lecehkan Turis Perempuan

Pegawai Hotel Bali Lecehkan Turis

Turis dari Australia dilecehkan oleh Pegawai Hotel Bali

Viral : Video Pegawai Hotel di Bali Lecehkan Turis Perempuan

Aneta Baker dilecehkan oleh salah satu Pegawai Hotel di Bali

Mandiri88 - Agen Sbobet, Ibcbet Dengan Promo Bonus Terbesar

Berita Terkini ~ Media sosial Facebook dihebohkan dengan viralnya sebuah video disertai status yang diunggah oleh seorang perempuan asal Australia.

Aneta Baker, yang baru-baru ini mengunjungi Bali untuk berlibur, bercerita bahwa dirinya baru saja mengalami pelecehan seksual yang dilakukan seorang pegawai hotel di Bali, tempat ia dan temannya menginap.

Dalam video berdurasi 8 menit 25 detik itu, terlihat sangat jelas bahwa oknum pegawai hotel yang tak diketahui identitasnya itu secara gamblang meminta Aneta untuk melakukan oral seks (blow job), jika uangnya ingin kembali (refund).

"Di malam terakhir ketika saya dan teman hendak check out, saya meminta refund ke hotel, karena sudah di charge untuk satu malam yang kami tidak pesan. Tentu, ini adalah miskomunikasi saat booking, jadi kami memeriksa apakah ada pilihan untuk refund," tulis Aneta dalam akun Facebooknya.

Dengan berdalih itu bukanlah kesalahan pihak hotel, melainkan kesalahan Aneta, pegawai tersebut justru menawarkan diri untuk memberikan refund saat itu juga jika Aneta bersedia untuk melakukan oral seks.

Merasa dirinya baru saja dilecehkan, Aneta langsung mengatakan pada pegawai tersebut jika dirinya akan melaporkan kejadian tersebut kepada sang manager hotel.

Melihat reaksi Aneta, seketika pegawai hotel itu langsung panik dan memohon agar Aneta tak melakukan hal itu.

Oleh pihak hotel, laporan Aneta langsung ditangani. Pihak hotel yang dalam hal ini diwakili oleh General Guest Service Manager merasa terkejut dan tak menyangka pegawainya berani melakukan hal serendah itu.

"Atasan dan manajer hotel sama terkejutnya dengan saya lantaran salah satu pegawainya melakukan hal tersebut. Hal tersebut juga baru pertama kali terjadi di hotel tersebut," tulis Aneta.

Video yang sudah ditonton hingga 2 juta tayangan itu pun langsung menuai berbagai komentar dari warganet.

Tak sedikit dari mereka yang menyayangkan kejadian tersebut, bahkan sebagian besar dari mereka mengecam keras perbuatan si pelaku.

Sedangkan pegawai yang bersangkutan diketahui langsung dipecat hari itu juga.

Aneta yang berstatus sudah menikah dan memiliki dua orang anak itu mengaku senang dengan apa yang menimpanya.

Ia menganggap dengan kejadian tersebut, kini ia bisa membagikan pengalamannya dan berharap perempuan-perempuan lain di luar sana bisa mengambil sikap yang sama seperti yang ia lakukan dan lebih berhati-hati.

"Ini bisa terjadi kepada siapa saja. Saya mengunggah ini sebagai peringatan. Saya menikmati waktu liburan di sini, jadi saya tidak untuk menyebut nama dan menjelek-jelekkan hotel. Ini murni kelakuan individu. Tidak ada seorang pun yang boleh mengalami hal ini lagi. Saya cukup senang ini terjadi pada saya, karena saya bisa menyuarakan mereka yang tidak bersuara. Saya bisa bicara untuk mereka yang merasa tidak bisa bicara. Saya mendukung kalian," tulis Aneta.





"Peringatan. Ini terjadi padaku di malam terakhirku di Bali, tapi aku bisa menjamin kalau aku bukan orang pertama yang mengalami ini.

Kepercayaan dirinya sangat menyebalkan, dari situ aku tahu kalau banyak wanita lainnya yang telah ia perlakukan seperti itu.

Kencangkan volume suaranya! Dengarkan apa yang ia katakan pada detik 0:09, terdengar lirih tapi aku menangkapnya!

Aku: Jadi kau ingin aku memberimu apa? Dia: *sesuatu yang tak pantas* Ya, aku mendengarnya di video!

Meskipun aku sangat mencintai Bali, dan akan kembali lagi ke situ secepatnya, ini kenyataan...

Di malam terakhir saat aku dan teman-temanku akan check out, aku menanyakan refund karena dibebani biaya satu malam, padahal aku tak berada di hotel pada malam itu.

Namun, itu hanyalah kesalahpahaman saat aku memesan kamar, sehingga aku ingin tahu pilihan apa yang diberikan padaku.

Dua temanku keluar merokok ketika aku sedang membicarakan hal ini.

Aku terkejut pada orang ini, yang memiliki wewenang di hotel tempatku menginap, yang menunggu hingga aku sendirian, lalu menawarkan refund asal aku memberinya sesuatu.

Aku pun menjawab, "Bagaimana jika sebuah senyuman dan terima kasih?" yang dibalas olehnya dengan, "Bagaimana jika ... *sesuatu yang tak pantas*."

Jadi aku diam-diam merekam pria ini!

Ini bisa terjadi pada siapa pun, aku mengunggahnya sebagai bentuk peringatan!

Aku wanita yang kuat, tapi bagaimana jika sebaliknya? Aku tak tahu apa yang terjadi jika yang di posisiku adalah...

Orang yang pernikahannya sedang goyah, orang yang sangat membutuhkan uang itu, gadis kecil yang dipaksa untuk menerima tawarannya atau orang yang terpaksa mengiyakan karena takut dengan wewenang pria tersebut atas hotel ini.

Aku tidak akan membiarkan perilaku ini berlanjut, aku berbicara pada atasannya yang tidak memiliki sangkut paut dengan tindakannya.

Lalu aku memaksa untuk berbicara dengan pimpinan tertinggi dan tak menyerah meski diremehkan dalam obrolan selama hampir satu jam.

Ini bukan cerminan dari hotel tersebut, aku senang menginap di situ, jadi aku tidak menyebutkan nama hotelnya dan tidak berniat mempermalukan hotel itu.

Ini murni kesalahan pribadi pria itu dan para pegawai lain yang jelas-jelas mengetahui perilakunya namun tidak menghentikannya dan tidak membantuku untuk mengadukannya pada pimpinan hotel.

Bos besar yang juga general guest services manager akhirnya dipanggil, dan dia kaget sama sepertiku, ketika mengetahui bahwa pegawainya melakukan hal seperti itu.

Ini juga pertama kalinya ia mengetahui adanya kejadian itu di hotelnya.

Pemimpin hotel itu pun sangat merasa bersalah dan meminta maaf serta mengatakan bahwa pegawainya yang melecehkanku akan langsung dipecat besok.

Aku juga menunggu untuk dikabari tentang pemrosesan insiden ini dan meminta untuk terus dilibatkan di dalamnya.

Tidak ada yang pantas mengalami hal ini, dan aku cukup senang itu terjadi padaku, sehingga aku bisa menyuarakan keluhan ini, mewakili mereka yang takut untuk bersuara.

Saudaraku, aku di sini untukmu, dan untuk calon korban setelah aku, aku senang hal ini tidak akan terjadi padamu!

Waspadalah terhadap orang-orang di luar sana, bahkan pada mereka yang memilki peran dan tugas terhormat, yang menyalahgunakan wewenangnya!

(Meskipun banyak juga orang-orang terhormat di luar sana yang tidak memanfaatkan wewenangnya, tapi untuk menolong orang lain dan mengubah dunia menjadi lebih baik juga! Untuk orang-orang itu, aku ucapkan terima kasih!).

Saudara-saudara perempuanku, kau tahu, jika ada hal yang salah, kau tidak dilarang untuk bicara terus terang!

Saudara-saurada laki-lakiku, jika kau mendengar hal semacam ini, belalah wanita yang menjadi korban, bersuaralah dan lawan!

Untuk semuanya, jadilah tegas dan berani, kau berharga dan tidak sepantasnya berada di situasi ini atau ditawari hal semacam itu!

Bicaralah! Jangan takut! Aku mendukungmu!" tulis Aneta.


Daftar disini !!!
 Maxbet268 - Maxbet Indonesia Dengan Berbagai Promo Menarik

Share on Google Plus

About Anastasia

0 comments:

Posting Komentar